Virtual Tour dan Augemented Reality di Saat New Normal

Baru baru ini Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia akan menerapkan new normal pada bulan Juni,

dan semua skenario sudah disiapkan oleh Pemerintah. Lantas bagaimana nasib teknologi virtual tour dan augmented reality yang digunakan saat pandemi Covid 19?

Dan apakah tidak akan digunakan lagi nantinya?

Menurut Kepala Biro Humas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Agustini Rahayu dalam sebuah wawancara disalah satu media ,

saat New Normal masyarakat akan terbiasa dengan teknologi dan juga wisata virtual.

Melanjutkan pernyataan Agustini Rahayu, layanan virtual tour dan augmented reality akan tetap digunakan di sektor wisata.

Walaupun teknologi virtual tour dan augmented reality belum dapat menggantikan experience saat berlibur ke tempatnya langsung,

kedepannya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengharap banyak komunitas yang menyelenggarakan virtual tour,

sehingga jika ada masyarakat yang tidak bisa pergi berwisata dapat berwisata secara virtual lewat aplikasi yang sudah tersedia.