Proses Gas Alam Untuk Dijual dan Dikonsumsi

Mengebor sumur gas alam dan memproses gas alam

Jika hasil berasal dari sumur uji membuktikan bahwa suatu formasi geologi mempunyai memadai gas alam untuk menghasilkan dan beroleh keuntungan, satu atau lebih sumur memproses (atau pengembangan) dibor. Sumur gas alam bisa dibor secara vertikal dan horizontal menjadi formasi bantalan gas alam. Dalam endapan gas alam konvensional, gas alam kebanyakan mengalir bersama enteng melalui sumur ke permukaan.

 

Gas alam diproses untuk dijual dan dikonsumsi

Gas alam yang diambil alih berasal dari sumur gas alam atau minyak mentah disebut gas alam basah karena, bersama bersama metana, kebanyakan mempunyai kandungan NGL — etana, propana, butana, dan pentana — dan uap air. Gas alam kepala sumur mungkin termasuk mempunyai kandungan nonhidrokarbon seperti sulfur, helium, nitrogen, hidrogen sulfida, dan karbon dioksida, yang lebih dari satu besar perlu dikeluarkan berasal dari gas alam sebelum dijual ke konsumen oleh distributor gas alam.

Dari kepala sumur, gas alam dikirim ke pabrik pengolahan di mana uap air dan senyawa nonhidrokarbon dihilangkan dan NGL dipisahkan berasal dari gas basah dan dijual terpisah. Beberapa etana kerap tertinggal dalam gas alam yang diproses. NGL yang dipisahkan disebut cairan pabrik gas alam (NGPL), dan gas alam yang diproses disebut gas alam mutu kering, tingkat konsumen, atau mutu pipa. Beberapa gas alam kepala sumur memadai kering dan memenuhi standar transportasi pipa tanpa pemrosesan. Bahan kimia yang disebut odorants ditambahkan ke gas alam agar kebocoran pada pipa gas alam bisa dideteksi. Gas alam kering dikirim melalui pipa ke ladang penyimpanan bawah tanah atau ke perusahaan distribusi dan kemudian ke konsumen.