Parafrase Puisi tentang Orang Tua: Ibu (Karya Chairil Anwar)

Puisi tentang Orang Tua memang tidak bisa menggambarkan kasih sayang Orang Tua terhadap anaknya. Tetapi paling tidak, mampu menggambarkan bagaimana perasaan mereka terhadap buah hatinya.

Puisi tentang Orang Tua: Ibu (Karya Chairil Anwar)

Salah satu puisi tentang Orang Tua yang sangat apik adalah puisi karya Chairil Anwar yang berjudul “Ibu.” Puisi yang sederhana tetapi sangat sarat makna. Setiap baitnya mengandung curahan hati sang anak terhadap sang Ibu.

Pada bait pertama, penulis menyebut bahwa walaupun Ibu pernah marah dan menegur, tetapi ada tujuan di baliknya. Ibu mengajarkan agar nanti si penulis pandai membantu sesama.

Bait kedua menceritakan tentang reaksi Ibu ketika penulis merajuk, melawan, dan menangis.

orang tua

Bait ketiga tentang rasa kasih sayang Ibu kepada penulis. Yang selalu berada di sisi penulis dalam kondisi apapun. Ibu selalu menjadi tempat bersandar dan selalu menjadi perpanjangan do’a.

Bait keempat puisi tentang orang tua tentang ungkapan sayang si penulis kepada sang Ibu. Dan berharap sang Ibu selalu mendapat rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Selamanya.

Tipe puisi tentang orang tua karya Chairil Anwar ini memang terkesan realistis. Menggunakan diksi dan bait yang sederhana. Karena sejatinya, kasih sayang orang tua langsung bisa dirasakan oleh pembacanya, dengan kalimat paling sederhana sekalipun. Karena kata “Orang Tua” sendiri sudah mempunyai magnet sendiri.