Konsep Perubahan

Bisnis

Konsep Perubahan

Konsep Perubahan

Perubahan Organisasi

Perubahan adalah sesuatu yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi. Menurut Kurt Lewin dalam Coram dan Bernard (2001), perubahan organisasi adalah suatu proses yang sistematis, yaitu perubahan dari topik yang hanya menarik minat beberapa ilmuwan dan praktisi menjadi topik yang menarik bagi para eksekutif perusahaan untuk kelangsungan hidup organisasi.

Perubahan dalam organisasi dibedakan menjadi dua jenis, antara lain:

Perubahan Operasional

yaitu perubahan parsial yang biasanya tidak berdampak besar pada unit lain. Misalnya, perubahan kemasan produk dan seragam karyawan.

 

Perubahan Strategis

yaitu perubahan yang berimplikasi luas dan memerlukan unit terkait atau bahkan seluruh komponen perusahaan. Ketika satu komponen diubah, komponen lainnya juga berubah. Jenis-jenis perubahan strategis meliputi:

  • Perubahan budaya dan nilai-nilai dasar berubah.
  • Perubahan arah/fokus bisnis.
  • Perubahan cara kerja untuk meningkatkan efisiensi, meningkatkan penjualan (turnover) atau penggunaan sumber daya.

Bagi Daft (2004), perubahan strategis adalah perubahan yang cenderung radikal, dan perubahan operasional dinilai sebagai perubahan inkremental.

Perubahan inkremental adalah perubahan yang dilakukan oleh organisasi secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan organisasi secara keseluruhan. Biasanya, perubahan semacam itu terbatas pada bagian organisasi dan efeknya relatif hanya dirasakan oleh bagian itu sendiri. Misalnya, perbaikan mesin (pengenalan mesin baru yang lebih efisien dan fleksibel).

Perubahan radikal cenderung mengubah referensi, instruksi, dan pedoman organisasi. Biasanya perubahan ini mengubah seluruh bagian institusi. Misalnya, mengubah struktur organisasi dari vertikal-fungsional menjadi berbasis matriks, kerja tim horizontal.

 

Kekuatan Yang Mendorong Perubahan

Kekuatan lingkungan di mana organisasi mereka beroperasi terus berubah dan mereka harus beradaptasi dengan perubahan ini untuk bertahan hidup. Perubahan yang terjadi dalam organisasi disebabkan oleh berbagai kekuatan eksternal dan internal yang seringkali bekerja sama hingga saling menguatkan.

Menurut Kinicki dan Kreitner (2003), perubahan dapat dipicu oleh faktor-faktor berikut:

a. Faktor eksternal
Karakteristik demografi terdiri dari usia, pendidikan, jenis kelamin, dan migrasi.
Peningkatan teknologi berupa otomasi industri dan perkantoran.
Perubahan pasar yang terdiri dari merger dan akuisisi.
Tekanan sosial dan politik seperti perang, krisis nilai dan kepemimpinan.

b. Faktor internal
Masalah personalia berupa peningkatan permintaan increased
Ketidakpuasan kerja
produktifitas
dan lainnya.

Sumber Rangkuman Terlengkap : SeputarPengetahuan.Co.Id