Ketidaksamaan Cinta dan Kasih Sayang Menurut Psikologi

Ketidaksamaan Cinta dan Kasih Sayang Menurut Psikologi by Wahada Nadya, S.PsiFebruari 7, 2022Februari 5, 2022 Apa kamu pernah rasakan jatuh hati atau mengasihi seorang atau suatu hal dalam hidupmu? Ya, cinta dan kasih-sayang sebagai dua wujud emosi positif yang datang dan bisa dirasakan oleh tiap pribadi. Ada beberapa faedah positif saat seorang memberi atau terima cinta dan kasih-sayang.

Ketidaksamaan Cinta dan Kasih Sayang Menurut Psikologi

Tetapi sebetulnya apakah bedanya di antara cinta dan kasih-sayang dalam pemikiran psikologi? Yok, coba kita saksikan penuturannya!

Table of Contents

– Mengenali Cinta
– Mengenali Kasih Sayang
– Teori Cinta Sternberg
– 1. Liking
– 2. Infatuated Love
– 3. Empty love
– 4. Romantic Love
– 5. Companionate Love
– 6. Fatuous Love
– 7. Consummate Love

– Penutup

Mengenali Cinta

Cinta (love) dan kasih-sayang (affection) sebagai dua emosi yang sama-sama terkait tetapi mempunyai ketidaksamaan dalam beragam faktor dan tidak bisa dipisah.

Cinta merujuk pada beragam jenis emosi dan hati.

Adapun beberapa emosi yang datang saat seorang rasakan cinta ialah seperti kasih-sayang, perhatian, sukai, sampai rasa ketergantungan. Cinta kerap disimpulkan sebagai kasih-sayang yang kuat dan dalam yang dirasa oleh seorang.

Cinta selalu dihubungkan dengan hati positif seperti kepedulian, kehangatan, dan kebahagiaan. Menurut Yunani kuno, ada empat tipe cinta yang dikenali sebagai storge, phileo, eros dan agape. Adapun ketidaksamaan tipe cinta yang dilukiskan pada ide Yunani Kuno itu ada pada beragam hal yang bisa dirasa saat seorang jatuh hati yang tidak terbatas pada cinta yang berdasar belakang jalinan romantis semata-mata tetapi dapat dirasa ke orang yang lain seperti rekan, teman dekat dan keluarga.

Storge, salah satunya tipe cinta yang disebut merujuk pada cinta yang bisa dirasa pada keluarga dan rekanan. Phileo merujuk pada cinta yang hangat, penuh kasih-sayang. Ini ialah tipe cinta yang bisa kita alami pada rekan.

Eros ialah cinta yang penuh nafsu yang berada di di antara sepasang pacar; ini diikuti karena ada kemauan dan kangen. Paling akhir, Agape merujuk pada cinta yang murni dan bagus yang dirasa oleh seorang sebagai musuh dari eros.

Cinta ialah emosi yang kompleks karena terbagi dalam beragam jenis hati dan kondisi. Cinta yang dirasa oleh seorang bisa berlainan sesuai keakraban dan jalinan sama orang itu. Rasa cinta pada seorang anak bisa berlainan dengan cinta yang dipunyai untuk seorang pacar.

Cinta untuk seorang anak diwarnai dengan emosi lain seperti perhatian, kehangatan, kebaikan, kasih-sayang dan pelindungan sementara cinta untuk pacar diwarnai dengan emosi seperti kemauan, kehangatan, minat dan kasih-sayang.

Mengenali Kasih Sayang

Kasih-sayang bisa diartikan sebagai hati sayang, perhatian, atau kegemaran yang karakternya halus. Ini ialah hati atau emosi yang lebih moderat dibanding dengan cinta.

Tidak seperti cinta, kasih-sayang tidak terbagi dalam hati bernafsu atau romantis tetapi, hati kasih-sayang bisa membuat seorang rasakan kenyamanan dan perhatian.

Dalam kata simpel, saat kamu menyukai seorang, karena itu kamu dapat rasakan kasih-sayang pada orang itu. Tetapi ini tak berarti saat kamu mengasihi seorang memiliki arti kamu menyukainya. Kasih-sayang bisa disaksikan dalam jalinan di antara orang-tua dan anak, pertemanan, sampai jalinan antara musuh tipe. Kasih-sayang bisa didiskusikan lewat gerak badan, kalimat, atau sentuhan.

CintaKasih SayangCinta sebuah emosi yang datang dalam sebuah jalinan yang karakternya kuat dan mempunyai ikatan kasih-sayang yang mendalamKasih sayang ialah sebuah emosi yang karakternya halus seperti wujud perhatian dan rasa menyenangi atau mengagumiPerasaan yang semakin kuat dan dalam dibanding kasih-sayangPerasaan yang tidak lebih kuat dibanding dengan rasa cintaMemiliki tanda-tanda pada jalinan yang karakternya romantisTidak mempunyai tanda-tanda pada jalinan yang karakternya romantisPerbedaan Cinta dan Kasih SayangTeori Cinta Sternberg

Teori yang terpopuler mengenai cinta dalam pengetahuan psikologi ialah teori yang disampaikan oleh Robert Sternberg yang dikenali dengan Sternberg’s Triangular of Love. Menurut Sternberg (1986) pengalaman cinta yang dipunyai oleh seorang terdiri tiga elemen cinta yakni keintiman (intimacy), nafsu (spirit) dan loyalitas (commitment).

Keintiman atau intimacy ditujukan sebagai sebuah hati hubungan, keterhubungan, dan ketergantungan yang terikat dalam sebuah jalinan.

Nafsu atau spirit disebut sebagai sebuah hati dan kemauan yang ke arah pada minat fisik, romansa, dan terkait dengan rumor seksual.

Dan, keputusan atau commitment ialah sebuah hati yang arahkan seorang untuk selalu bersama-sama dan bergerak ke tujuan bersama dalam suatu jalinan.

Nama CintaUnsur Keintiman (Intimacy)Unsur Nafsu

(Passion)Unsur Loyalitas

(Commitment)Liking✓ Infatuated Love ✓ Empty Love ✓Romantic Love✓✓ Companionate Love✓ ✓Fatuous Love ✓✓Consummate Love✓✓✓7 Tipe Cinta Menurut SternbergMelalui ke-3 elemen itu, Sternberg mengidentifikasikan tujuh wujud cinta yang didasari pada kehadiran tiap elemen cinta yang dirumuskannya, salah satunya seperti berikut:

1. Liking

Liking diartikan Sternberg sebagai sebuah cinta yang cuman terbagi dalam elemen keintiman tanpa elemen nafsu atau loyalitas. Wujud cinta ini bisa terjadi misalnya pada jalinan pertemanan yang mana sama-sama terlilit dan mempunyai ikatan emosional keduanya tapi tidak ada nafsu atau kemauan untuk habiskan hidup bersama hingga dalam masalah ini jalinan cuman munculkan hati sukai (liking).

2. Infatuated Love

Infatuated Love ialah wujud cinta yang cuman mempunyai elemen nafsu tanpa elemen loyalitas dan keintiman dalam jalinan itu. Ini biasanya terjadi saat seorang alami minat, khususnya terkait dengan minat secara fisik atau disebutkan dengan infatuated atau infatuasi. Infatuasi diperlihatkan karena ada pertanda fisik seperti jantung yang berdebar-debar, kenaikan sekresi hormon sampai pada ada ereksi pada organ genital.

3. Empty love

Empty Love terjadi saat pada suatu jalinan cuman ada elemen loyalitas tanpa nafsu atau keintiman. Biasanya ini terjadi pada jalinan yang telah berjalan dalam periode waktu panjang seperti pasangan lanjut usia.

Jalinan itu sudah jalan pada periode waktu lama sampai masing-masing sudah kehilangan keterkaitan secara emosional dan tidak ada minat fisik yang munculkan nafsu, hingga loyalitas sebagai sebuah pasangan yang menjaga jalinan itu.

4. Romantic Love

Romantic Love ialah wujud cinta di mana ada elemen keintiman dan nafsu yang kuat tetapi tanpa dibarengi ada loyalitas. Jalinan yang terjadi pada wujud cinta romantic love bukan hanya terkait karena ada nafsu tetapi ada ketergantungan emosional antara ke-2 nya.

Permasalahan loyalitas jadi sebuah hal yang susah dibahas hingga elemen itu belum datang pada jalinan ini. Umumnya wujud cinta ini terjadi pada seorang yang jalani sebuah jalinan pendekatan atau menjalin cinta.

5. Companionate Love

Companionate love ialah sebuah jalinan yang terjadi cuman ada elemen keintiman dan loyalitas. Jalinan ini terjadi umumnya pada jalinan yang sudah berjalan dalam waktu lama atau sebuah jalinan pertemanan yang sudah berjalan lama. Jalinan ini biasanya mempunyai loyalitas dan sama-sama mempunyai keterikatan emosional tetapi tak lagi datang rasa nafsu dalam jalinan itu.

6. Fatuous Love

Fatuous love ialah wujud cinta yang ada elemen nafsu dan loyalitas tetapi tanpa elemen keintiman. Tipe cinta ini terjadi saat dalam jalinan pasangan sama-sama memiliki komitmen keduanya dengan dasar ada nafsu tetapi tidak ada hubungan terkait dengan elemen keintiman yang datang. Jalinan yang didasari pada wujud cinta ini biasanya tidak segera dapat bertahan dengan lama.

7. Consummate Love

Consummate love ialah wujud cinta yang ada semua elemen cinta yang disebut oleh Sternberg salah satunya keintiman, nafsu atau loyalitas. Wujud cinta ini dikatakan sebagai wujud yang bagus karena semuanya ada dalam pembagian imbang dan sama-sama lengkapi keduanya.

Penutup

Cinta dan kasih-sayang sebagai emosi positif yang bisa dipunyai dan dirasa oleh seorang. Masing-masing pribadi mempunyai triknya sendiri dalam memperlihatkan rasa cinta atau kasih sayang. Bagaimana pendapatmu sesudah membaca artikel ini? Kurang lebih apa elemen cinta yang kamu sudah kamu datangkan dalam jalinan atau bagaimana caramu untuk memperlihatkan kasih-sayangmu? Mudah-mudahan bisa menolongmu untuk selalu berkembang dalam merajut jalinan, ya!

 

kunjungi juga fresh-hypnotherapy.com