Jam Tangan Rolex Selama Perang Dunia I

Jam Tangan Rolex Selama Perang Dunia I

Pada tahun 1914, tahun ketika arloji pertama dibuat, tidak ada perang atau konflik di seluruh dunia. Satu-satunya hal yang bisa didengar adalah suara palu logam dan dentang alat saat mereka menghasilkan potongan mesin pertama.

Hari ini, lebih dari 100 tahun kemudian, dunia telah melihat banyak perubahan. Ada perang di seluruh planet ini, dan umat manusia masih berusaha menemukan cara untuk hidup bersama dengan damai. Sementara itu, perusahaan Rolex terus menciptakan jam tangan yang paling indah dan elegan untuk pria dan wanita.

Saat Jam Tangan Pertama Dibuat

Pada awal abad ke-20, industri jam tangan Swiss berada pada puncaknya. Namun, Swiss tidak pernah terlibat dalam konflik apapun sebelumnya. Mereka selalu dikenal karena kedamaian mereka, tetapi sekarang mereka mendapati diri mereka menghadapi situasi yang mengerikan.

Pada tanggal 4 Agustus 1914, Jerman menyatakan perang terhadap Prancis dan Belgia. Pada saat yang sama, Rusia juga menyerang negara Austria-Hongaria. Ini berarti bahwa seluruh benua Eropa akan segera dilanda perang.

Pada awal abad ke-20, industri jam tangan Swiss berada pada puncaknya. Namun, Swiss tidak pernah terlibat dalam konflik apapun sebelumnya. Mereka selalu dikenal karena sifat damai mereka, tetapi sekarang mereka menemukan diri mereka berperang melawan Jerman.

Itu adalah situasi yang sangat sulit bagi Swiss. Jerman menyerang negara mereka, dan tentara Swiss dihancurkan. Pada saat yang sama, tentara Jerman juga memproduksi jam tangan mereka sendiri. Jam tangan ini dibuat dengan bahan dan teknologi yang unggul. Mereka juga lebih murah daripada yang dibuat oleh Swiss.

Karena itu, Swiss memutuskan untuk mengambil tindakan. Sekelompok pengusaha berkumpul dan membentuk “Perusahaan Jam Tangan Swiss”. Perusahaan ini akan memproduksi jam tangan berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Tujuan mereka adalah menyediakan produk yang mampu dibeli oleh semua orang.

Ini adalah kelahiran merek Rolex yang terkenal. Nama Rolex berasal dari nama belakang pendiri perusahaan, Hans Wilsdorf. Ia lahir pada tahun 1881 di kota Jenewa. Ayahnya meninggal ketika dia masih muda, dan ibunya membesarkannya sendirian. Dia mengajarinya bagaimana bekerja keras dan mengikuti keinginannya.

Hans menjadi pengusaha di usia yang sangat dini. Ketika dia berusia 16 tahun, dia mulai bekerja di sebuah perusahaan bernama “Perusahaan Jam Tangan Waltham”. Dia bekerja sebagai salesman dan menjual jam tangan ke pengecer. Setelah empat tahun, ia meninggalkan perusahaan dan membuka tokonya sendiri. Dia menamakannya “Rolex” menurut namanya sendiri.

Selama periode waktu ini, Hans Wilsdoff mulai mengembangkan idenya tentang membuat jam tangan yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrem. Dia ingin merancang jam tangan yang bisa bertahan bahkan di bawah air. Dia percaya bahwa jam tangan seperti itu akan berguna bagi para penyelam.

Setelah beberapa bulan melakukan penelitian, akhirnya ia berhasil membuat prototipe yang mampu menahan tekanan air. Dia menunjukkan ciptaannya kepada teman-teman dan keluarganya. Semua orang menyukainya, dan mereka mendorongnya untuk terus mengembangkan idenya.

Dia kemudian menghubungi militer Inggris dan bertanya apakah mereka membutuhkan jam tangan tahan air. Mereka menjawab ya, dan mereka memberinya perintah. Dia segera mulai mengerjakan proyek itu.

Perusahaan Rolex Tidak Dapat Mengabaikan Situasi Ini

Perusahaan Rolex tahu bahwa masa depan perusahaan mereka bergantung pada apakah mereka dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi atau tidak sambil tetap dapat memenuhi permintaan akan produk mereka.

Mereka memutuskan untuk segera mengambil tindakan. Pada 10 Agustus 1914, mereka mulai memproduksi peralatan pertama yang digunakan dalam produksi jam tangan. Mesin ini terbuat dari baja tahan karat dan mampu menciptakan mekanisme yang paling rumit.

Perusahaan Rolex tidak berhenti bekerja setelah beberapa hari pertama perang. Mereka memenuhi permintaan klien mereka dan berhasil mengirimkan jam tangan meskipun pabrik terus-menerus diserang.

Jam tangan Rolex adalah peralatan pertama yang diproduksi secara massal. Ketika perang berakhir, perusahaan siap untuk terus memproduksi jam tangan.