Cara Mudah Membuat Website Pertamamu (Tanpa Koding!)

Sedang kebingungan mencari cara membuat website? Banyak orang berpikiran bahwa mereka perlu kemampuan teknis untuk membuat website.

Tapi faktanya, kamu dapat membuat sebuah website dalam waktu kurang dari 30 menit tanpa perlu pengalaman coding sedikitipun. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan kamu untuk membuat website dengan mudah, meskipun tanpa pengetahuan teknis.

Berita Trending Ter update seputar Selebriti Indonesia

Di artikel ini, kamu akan belajar cara membuat website tanpa pengalaman teknis dengan CMS WordPress. Setelah membaca artikel ini, kami akan membuktikan bahwa membuat website itu ternyata tak sesulit yang kamu pikirkan.

Daftar Isi  Tutup 

5 Langkah Mudah untuk Membuat Website

1. Pilih Jenis Website yang Ingin Dibuat
2. Pilih Platform Website
3. Pilih Web Hosting dan Nama Domain
4. Instal WordPress
5. Optimasi pengaturan website
Sudah Siap Membuat Website Sendiri?

Anda Bingung Untuk Mancari Website Untuk Kebutuhan Anda Langsung Aja Kunjungi Cloudpm .id Anda Akan Mendapatkan Hosting Termurah

3 Langkah Mudah untuk Membuat Website

Berikut ini adalah langkah-langkah yang kamu perlu lakukan untuk membuat sebuah website:

1. Pilih jenis website.
2. Pilih platform website.
3. Pilih web hosting dan nama domain.
4. Instal WordPress.
5. Optimasi pengaturan website.

Agar kamu lebih paham apa saja yang perlu dilakukan dalam masing-masing tahap pembuatan website, mari kita bahas lebih lanjut.

1. Pilih Jenis Website yang Ingin Dibuat

Sebelum kita membahas mengenai aspek teknis dari cara membuat website, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu jenis website yang akan dibuat berdasarkan apa yang ingin dicapai.

Dengan memiliki tujuan yang jelas, maka langkah-langkah pembuatan website berikutnya seperti akan menjadi lebih efisien. Jadi, ada baiknya kamu menentukan terlebih dahulu jenis website apa yang ingin dibuat.

Berikut adalah beberapa jenis website paling populer:

  • Toko online: Website untuk berjualan produk secara online. Proses website toko online terbilang cukup mudah dengan adanya platform seperti WooCommerce dan Shopify. Biasanya, website toko online memerlukan fitur keamanan tambahan seperti payment gateway dan SSL certificate.
  • Portofolio: Website portofolio pada umumnya digunakan untuk memamerkan karya seperti digital art, tulisan, atau sekadar resume berbentuk halaman web. Perusahaan biasanya juga memiliki website company profile sebagai portofolio mereka.
  • Personal blog: Blog atau website pribadi adalah media yang tepat jika kamu ingin berbagi informasi, opini, atau pengalaman pribadi. Cara membuat blog dapat dibilang jauh lebih mudah dibandingkan membuat website bisnis atau toko online.
  • Forum: Online forum adalah sebuah situs yang bertujuan sebagai media diskusi dan berbagi informasi seperti Kaskus dan Reddit.
  • News Portal: Seperti namanya, website news portal menyajikan berbagai informasi terkini tentang berbagai isu di sekitar kita. Biasanya, news portal akan memerlukan manajemen konten yang lebih rumit.

Secara garis besar, proses pembuatan seluruh jenis website memiliki langkah-langkah yang serupa. Namun dengan mengetahui tujuan pembuatan website, kamu dapat menentukan plugin dan jenis konten yang diperlukan dari awal.

Jika kamu telah menentukan tujuanmu dan jenis website terbaik untuk mencapainya, langkah berikutnya adalah menentukan platform pembuatan website.

2. Pilih Platform Website

Platform untuk membuat website biasanya dikenal dengan sebutan Content Management System (CMS).

CMS adalah sebuah sistem pengelolaan untuk seluruh konten yang diperlukan untuk membuat sebuah website seperti template, gambar, video, logo, teks, dan sebagainya.

Software CMS inilah yang memungkinkan kamu untuk membuat sebuah website tanpa perlu pengetahuan teknis sama sekali.

Dalam proses pembuatan website, platform yang paling populer untuk digunakan adalah WordPress. Saat ini, WordPress menguasai pasar CMS dan telah digunakan oleh lebih dari 40% dari seluruh website di dunia.

Selain WordPress, ada juga beberapa CMS yang cukup sering digunakan sebagai platform pembuatan website seperti:

  • Drupal
  • Joomla
  • Shopify
  • Wix
  • Squarespace
  • Bitrix
  • Blogger
  • Magento

Pada panduan ini, kami akan menggunakan CMS WordPress sebagai contoh. WordPress adalah sebuah CMS open-source yang dapat digunakan secara gratis. Selain itu, terdapat ribuan plugin yang dapat kamu gunakan untuk menambahkan berbagai fitur dan fungsionalitas dengan mudah.

Anda Bingung Untuk Mancari Website Untuk Kebutuhan Anda Langsung Aja Kunjungi Cloudpm .id Anda Akan Mendapatkan Hosting Termurah

 

3. Pilih Web Hosting dan Nama Domain

Langkah selanjutnya untuk membuat website adalah memilih web hosting dan registrasi nama domain. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai domain dan hosting.

  • Domain: Alamat URL yang akan digunakan untuk mengakses website seperti dewaweb.com atau dewastore.com
  • Hosting: Ruang dalam sebuah server yang dapat disewa untuk menyimpan file yang dibutuhkan oleh website.

Untuk penjelasan lebih lanjut, kamu dapat membaca artikel kami tentang perbedaan hosting, domain, dan server.

Jika sudah memahami tentang kegunaan hosting dan domain, kamu dapat melanjutkan ke tahap pemilihan jenis hosting yang sesuai.

Pilih Web Hosting

Jika WordPress adalah software yang berfungsi untuk mengelola seluruh file terkait website, maka hosting adalah tempat penyimpanan seluruh file tersebut agar dapat diakses secara online.  Seluruh data, perubahan, dan pengaturan website kamu akan tersimpan di dalam server hosting yang kamu gunakan.

Jadi, pastikan kamu memilih penyedia web hosting yang terpercaya dan bersertifikat ISO27001 seperti Dewaweb agar datamu selalu aman dan terlindungi 😉

Terdapat tiga jenis web hosting: shared hosting, cloud hosting, dan VPS. Setiap jenis hosting memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Shared Hosting

Shared hosting merupakan jenis web hosting yang sangat populer karena harganya yang relatif terjangkau dan lebih mudah untuk digunakan dibandingkan dengan jenis hosting lainnya.

Layanan shared hosting pada umumnya bersifat fully managed, artinya penyedia layanan akan mengelola server seutuhnya. Kamu tidak perlu memikirkan aspek teknis dan dapat meminta dukungan teknis terhadap pihak pengelola.

Shared hosting adalah opsi paling terjangkau, namun memiliki performa dan keamanan yang belum maksimal.

Cloud Hosting

Secara singkat, cloud hosting merupakan perpaduan antara shared hosting dan Virtual Private Server (VPS). Artinya, kamu akan mendapatkan kemudahan pengelolaan dari shared hosting dan kapasitas penyimpanan yang besar yang menjadi karakteristik VPS.

Dewaweb memiliki layanan cloud hosting yang terbagi menjadi empat kategori, sehingga kamu dapat menyesuaikan pilihan dengan budget dan kebutuhanmu.

Cloud hosting merupakan solusi tepat untuk digunakan oleh UKM yang ingin memasuki pasar digital dengan membuat website.

VPS Hosting

Virtual Private Server (VPS) merupakan jenis hosting yang menawarkan kapasitas dan performa yang jauh lebih baik, sehingga cocok untuk website dengan traffic tinggi dan pengelola yang berpengalaman.

Seperti namanya, VPS adalah sebuah layanan yang bersifat private atau pribadi. Sebagian besar penyedia VPS tidak dapat mengakses server tersebut tanpa seizin penyewa dan hanya menawarkan dukungan teknis.

Dewaweb memiliki layanan cloud VPS dengan berbagai fitur unggulan seperti SSD dengan kecepatan tinggi, triple data replication, dan self-healing storage yang melindungi data kamu dari kerusakan.

VPS adalah solusi yang cocok untuk website dan aplikasi dengan jumlah pengguna besar karena dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.

Pilih Nama Domain

Setelah registrasi hosting, kamu juga harus menentukan nama domain yang tepat untuk website-mu.

Domain dan hosting merupakan dua hal yang sangat mendasar dalam proses pembuatan websiteDomain adalah sebuah nama yang berfungsi sebagai alamat website agar lebih mudah ditemukan oleh pengunjung.

Mungkin kamu sudah familiar dengan domain berakhiran .COM (seperti dewaweb.com), namun ada juga ekstensi lain yang dapat kamu coba gunakan seperti .CO.ID, .TECH, .NET, .INFO dan sebagainya.

Jadi, jika alamat domain yang kamu inginkan sudah tidak tersedia, kamu dapat mencari alternatif dengan ekstensi lain.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih nama domain yang baik:

  • Gunakan kata yang mudah diingat dan diketik
  • Hindari penggunaan tanda baca, simbol, dan angka
  • Pastikan nama domain tidak terdaftar hak cipta atau copyright
  • Sesuaikan dengan nama bisnis atau topik website
Fun fact: Seluruh kombinasi nama domain dengan 4 huruf (mulai dari AAAA.com hingga ZZZZ.com) sudah diregistrasikan oleh berbagai pihak.