Alasan Orang Tua Masa Kini Memilih Pesantren untuk Anak

Fokus dalam mencetak generasi-generasi Qur’ani, Sebelum melanjutkan artikel Alasan Orang Tua Masa Kini Memilih Pesantren untuk Anak, Sekedar kami info:

Apabila Anda Mendambakan putra/putri untuk menjadi Tahfidz kunjungi website Pondok Pesantren Tahfidz

Perkembangan ponpes yang semakin bertambah setiap tahunnya kurang dapat lebih memperlihatkan jika semakin beberapa orang tua sekarang yang yakin pengajaran agama masih diperlukan di tengah-tengah perubahan dunia pengajaran yang memiliki sifat kekinian.

Jika tingginya kesadaran warga atas keutamaan pengajaran sebagai pembentuk adab menjadi satu diantara penggerak mereka menyekolahkan anak di ponpes.

Mereka memandang, pengetahuan agama menjadi dasar keimanan yang kuat untuk membuat adab yang bagus, hingga saat terjadi permasalahan saat dewasa nantinya, anak mempunyai pegangan dan bisa cari jalan keluar sesuai aturan agama Islam.

Menyaksikan jaman saat ini yang rawan pertemanan bebas, narkoba, dan hal jelek yang lain, saya berasa lebih bagus bila anak diberi pengetahuan agama sejak awal kali. Beberapa santri diberikan agar semakin dekat sama Alquran dan hadis, mengaplikasikan puasa Senin dan Kamis, melatih diri sholat berjamaah di mushola dan sholat Tahajud, dan beberapa hal yang disunahkan Nabi Muhammad SAW.

Dengan belajar hal tersebut, anak saya menjadi muslim pandai dan berguna untuk seseorang. Berlainan dengan sekolah umum, di pontren beberapa santri diberikan untuk berdikari, disiplin, dan life kemampuan yang lain di tengah-tengah pembimbingan yang sudah dilakukan sepanjang 24 jam satu hari.

Anak-anak di zaman kekinian saat ini hidup serba kecukupan, instant, dan apapun ditolong orangtua. Dengan tinggal di ponpes, mereka belajar gantungkan hidup mereka sendiri, harus patuh dengan ketentuan yang ketat, terlatih dengan kebatasan karena harus share dengan beberapa santri yang lain, yang bisa juga latih kemandirian anak karena pisah dari orangtua.

Walau begitu, tidak bisa disangkal, banyak berlangsungnya kasus terorisme mengatasdirikan Islam yang terjadi belasan tahun akhir-akhir ini, tumbuhkan stigma negatif ponpes sebagai tempat bersarangnya memahami radikalisme.

Ketidaksamaan tentu ada, tapi saya diberikan untuk menghargai pebedaan itu. Bila ingin lakukan pembicaraan, kerjakan dengan permufakatan. Hal kekuatiran paparan radikalisme di ponpes, bagusnya orangtua cari info sebanyak-banyaknya mengenai sekolah yang hendak diputuskan.