9 Tips memilih Pengacara yang Profesional

Proses memilih Pengacara yang sesuai kepentingan hukum yaitu hampir serupa dengan proses pilih Dokter, Akuntan, Notaris, Arsitek dan karyawan profesional yang lain. Pasti dengan jamin profesionalisme dalam kerjanya, seorang Advokat harus sanggup memberi servis yang terhebat untuk client, hingga client bisa menilai dan percaya akan kualitas kerja sang Advokat. Perlu kehati-hatian dan kecermatan client saat menentukan Advokat untuk tangani kepentingan hukumnya. Supaya tidak salah saat menentukan Advokat yang diperlukan, perlu dilakukan beberapa panduan berikut ini:

Tips memilih Pengacara yang Profesional

1. Yakinkan jika sang Advokat itu betul-betul nerupakan Pengacara sah yang mempunyai ijin praktik yang berlaku dan bukan pengcara “gadungan”.

2. Yakinkan jika sang Advokat mempunyai kualifikasi yang bagus di dalam sektor hukum itu.

3. Yakinkan jika sang Advokat tidak mempunyai konplik kebutuhan (conflict interest) dalam masalah yang diatasi.

4. Yakinkan jika sang Advokat tidak lakukan kongkalikong dengan faksi musuh atau Pengacara faksi musuh.

5. Yakinkan jika sang Advokat itu mempunyai trek record yang bagus di dalam sektor Pengacara terhitung tersangkut norma, kepribadian dan kejujurnnya.

6. Yakinkan jika sang Advokat itu tak pernah terjebak dalam malpraktek hukum.

7. Yakinkan jika sang Advokat ialah tipe karyawan keras dan berdedikasi tinggi akan pekerjaannya dan betul
bekerja untuk kebutuhan client-nya, bukan Pengacara yang cuman pandai berbicara lalu meminta bayaran tapi tidak becus bela kebutuhan client-nya.

8. Bila anda sangsi akan kredibiltas seorang Advokat mintakanlah fotocopy Ijin Praktik Pengacara yang berkaitan (warna biru) yang diedarkan oleh Perhimpunan Pengacara Indonesia (PERADI),

9. Jika, bila anda diberlakukan tidak sepantasnya oleh pelaku Advokat, karena itu anda bisa memberikan laporan yang berkaitan ke Dewan Kehormatan Perhimpunan Pengacara Indonesia (Peradi) di Gedung Grand Soho Slipi, Lantai

Jasa Pengusaha