5 Tarian Daerah Terbaik

Uncategorized

Indonesia merupakan negara kepulauan yang tidak hanya dianugerahi keindahan alam tetapi juga kekayaan budayanya.

Salah satu contoh kekayaan budaya tersebut adalah keanekaragaman tarian daerah. Nyatanya, hampir seluruh daerah di 34 provinsi memiliki tarian daerahnya masing-masing.

Tidak hanya indah dan menyenangkan untuk disaksikan siapa pun, tari daerah Indonesia memiliki ciri khas dan ciri khas tersendiri.

Artikel ini akan membahas tentang tarian daerah terpopuler di Indonesia dan provinsi asalnya. Yuk, simak daftarnya di bawah ini.

Tari Daerah di Indonesia dan Asalnya

1. Saman (Aceh)

Mari kita mulai dari wilayah paling barat Indonesia, Aceh. Salah satu tarian daerah terpopuler di buku tahunan adalah fashion. Tak hanya populer di negeri ini, tari saman juga populer di luar negeri.

Tak jarang tarian yang biasanya dibawakan oleh banyak penari sekaligus ini ditampilkan di acara budaya di luar negeri.

Faktanya, UNESCO, organisasi ilmu pengetahuan, pendidikan dan budaya yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah memasukkan posisi dalam daftar situs warisan budaya yang membutuhkan perlindungan langsung dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB.

Jika ingin download lagu mp3 yang enak, Anda bisa kunjungi metrolagu, disana download mp3 gratis semua!.

Gerakan tari saman sangat sulit dilakukan karena membutuhkan kecepatan, ketelitian dan kekompakan.

Untuk bisa menari, sekelompok penari jas bisa berlatih berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan lho, Toppers.

2. Tor Tor (Tapanuli Utara)

Di sebelah utara pulau Sumatera tepatnya di sekitar Danau Toba terdapat suku Batak yang memiliki tarian daerah yang disebut tor tor.

Tarian ini biasanya dilakukan oleh masyarakat Batak dalam berbagai ritual penting seperti pernikahan, pesta kematian, upacara panen berkat menyembuhkan orang sakit.

Saat menari Tor Tor, orang Batak biasanya diiringi oleh alat musik Mangondangi yang terdiri dari 9 gondang (kendang Batak), terompet dan seruling Batak. Gerakan tari tor tor tidak rumit dan mudah dipelajari karena gerakannya yang monoton.

Dewasa ini, penari tor biasanya mengandung unsur tambahan dalam koreografi.

3. Tari Piring (Minangkabau)

Dari pulau Sumatera Barat tepatnya di Minangkabau terdapat tari piring yang bergerak dengan indah dan bermanfaat.

Dish dance merupakan simbol pemberian kepada pencipta agar berhasil dalam panen.

Namun, kini tari piring dilakukan secara bebas di berbagai perayaan.

Tari piring biasanya dibawakan oleh 3 sampai 5 orang penari meraih dua buah piring dan tiga buah lonceng membunyikan yang kecil diikatkan di kaki penari.

Tarian luwes dan indah ini biasanya diiringi oleh rangkaian alat musik tradisional Minangkabau yaitu bong dan saluang.

4. Turuk Langgai (Mentawai)

Nama tarian ini kurang terkenal dibandingkan dengan nama-nama tari daerah lain di artikel ini.

Namun, meski Pulau Mentawai terkenal sebagai salah satu destinasi wisata dan destinasi wisata air internasional, lambat laun Turuk Langgai mulai dikenal.

Turuk Langgai merupakan tarian khas etnik Mentawai yang terinspirasi dari gerak-gerik binatang seperti burung, ular, ayam hingga monyet.

Jala malang yang biasanya dibawakan oleh alat musik tradisional Mentawai, adalah kajeuma uliat dan kendang.

5. Tari Ronggeng Blantek (Betawi)

Suku Betawi juga memiliki ragam tarian daerah yang populer sejak zaman penjajahan Belanda. Salah satu tarian daerah yang terkenal adalah Ronggeng Blantek.

Tarian cepat dan energik ini pertama kali ditampilkan sebagai pengantar teater rakyat Betawi, Topeng Blantek.

Tari, tarian yang dibawakan para penari wanita, biasanya dibawakan oleh iring-iringan alat musik seperti terompet, trombon, bariton, kendang, gong, simbal, dan tehyan yang merupakan tarian populer di Jamaika.