5 Cara Supaya Pelanggan Tetap Setia di Tengah Pandemi

 

Pandemi COVID-19 memang menjadi hantaman keras bagi semua orang. Tidak mengherankan jika banyak pengusaha yang kesulitan mempertahankan pelanggannya. Hal ini pun wajar terjadi, mengingat kemampuan membeli masyarakat menurun seiring dengan kesulitan menjalankan kegiatan ekonomi.

Jika Anda merupakan pemilik usaha, baik itu online maupun offline, maka inovasi dalam menjalankan usaha sangat dibutuhkan saat ini agar bisa tetap bertahan. Sebagai referensi, berikut ada 5 cara supaya pelanggan tetap setia pada brand atau produk Anda di tengah pandemi berikut ini. Anda bisa memilih salah satu atau menjalankan semuanya.

1. Bundle

Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu alasan orang untuk membeli adalah karena lebih murah. Tentu saja untuk membuat item menjadi lebih murah tidak hanya memotong harga per item. Bundle bisa menjadi strategi untuk memberikan harga kompetitif pada pelanggan.

Adanya bundle ini membuat pelanggan tetap setia karena kalau dihitung tetap lebih murah. Misalnya, Anda menjual baju dengan harga Rp 50.000 per item dan outer Rp 40.000 per item. Namun dengan bundle, seseorang bisa mendapatkan baju dan outer dengan harga Rp 70.000. Hal ini tentu menarik bagi para pembeli karena mereka bisa mendapatkan lebih dari satu item dengan harga per item yang lebih murah.

Dalam membuat strategi penjualan untuk bundle, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Anda tidak bisa memasangkan item utama dengan item yang tidak dibutuhkan orang atau terlalu murah. Orang tidak akan tertarik membelinya karena tidak membutuhkan item yang dipasangkan. Jadi rasanya sama saja seperti membeli satu item.

Jadi, rencanakan strategi ini dengan baik. Dengan tidak memberikan item tambahan yang terlalu murah, walaupun harganya memang lebih rendah.

2. Varian Produk Baru

Produsen barang elektronik seperti ponsel mengeluarkan varian baru setiap tahunnya untuk mengikat minat pelanggan mereka. Anda pun dapat menggunakan strategi ini untuk membuat pelanggan Anda setia.

Langkah ini bisa membantu Anda untuk berada selangkah di depan para pesaing usaha. Hal ini karena inovasi yang Anda lakukan mungkin belum banyak, atau bahkan belum ada, yang melakukannya. Jadi, apapun produk atau jasa yang Anda jual, cobalah untuk berinovasi dan memberikan pilihan lebih bervariasi pada pelanggan.

3. Loyalty Program

Strategi yang satu ini memang banyak digunakan oleh para pelaku usaha untuk menjaga kesetiaan pelanggannya. Bentuknya ada banyak, bisa berupa poin atau minimum frekuensi pembelian. Di masa pandemi, semua usaha pindah ke platform digital. Oleh karenanya, Anda memerlukan terobosan dalam menjalankan loyalty program ini.

Cara terbaik untuk melakukan strategi ini adalah dengan bantuan pihak ketiga. Anda mungkin pernah mendengar TADA. Perusahaan ini menawarkan platform yang dapat membantu Anda menjalankan loyalty program dan referral dengan mudah dan pilihannya pun banyak. Bantuan pihak ketiga ini bisa jadi solusi karena Anda tidak perlu menjalankan marketing sendirian.

Adanya loyalty program bisa membuat pelanggan merasa diuntungkan jika membeli atau menggunakan jasa Anda. Mereka akan merasa bahwa mereka dihargai dan dianggap berharga oleh brand Anda. Pelanggan Anda pun tak akan ragu untuk membeli produk maupun menggunakan jasa Anda lagi di lain waktu.

4. Branding

Tentu saja branding atau kesan yang melekat pada produk Anda menjadi salah satu alasan kenapa pelanggan setia. Perlu diakui bahwa ketika seseorang membeli barang, mereka tidak hanya membeli benda atau item fisiknya, melainkan juga citra yang melekat.

Itulah kenapa, brand atau mereka mahal seperti Dior atau MAC tetap memiliki pelanggan walaupun harganya mahal. Hal ini karena kesan dan kebanggaan yang ditimbulkan saat menggunakan produk tersebut juga patut diberi harga.

Bagi Anda yang menjalankan usaha, mengetahui caranya menempelkan citra atau karakter pada merek ini sangat penting. Hal ini bisa dilakukan melalui desain kemasan, atau narasi yang Anda buat mengenai brand Anda. Narasi ini bisa dituangkan melalui caption di media sosial, tagline di situs resmi Anda, atau copywriting di iklan yang Anda pasang.

Jika Anda mampu menunjukkan bahwa produk Anda memiliki nilai lebih, maka orang tidak akan keberatan untuk menjadi pelanggan setia. Jadi, mulailah branding di akun-akun sosial atau situs Anda.

5. Komunikasi

Pelanggan akan setia kalau mereka merasa familiar dengan Anda. Oleh karenanya, Anda harus rajin berkomunikasi dengan pelanggan, baik melalui media sosial, situs resmi, maupun obrolan atau chat.

Biasakan untuk selalu membalas pertanyaan di kolom komentar maupun chat. Hal ini untuk membangun kepercayaan orang terhadap bisnis Anda. Bila perlu, Anda tidak harus melulu menampilkan produk atau jasa saja pada platform yang dimiliki.

Anda bisa upload tips atau konten menarik lainnya untuk mengumpulkan pengikut. Jika jumlah pengikut Anda banyak, maka jangkauan penjualan Anda pun makin luas.

Bagi Anda yang kewalahan atau kesulitan untuk melakukan pekerjaan ini, bisa menggunakan jasa social media manager. Sekarang banyak orang yang bisa melakukan pekerjaan ini secara full-time maupun freelance.

Nah, 5 cara di atas merupakan cara yang paling umum dan efektif dilakukan untuk mempertahankan pelanggan atau bahkan menjangkau pembeli baru.

Perlu juga diingat bahwa semua cara di atas membutuhkan perencanaan. Misalnya untuk loyalty program, Anda harus menentukan syarat dan aturan, serta hadiah apa yang akan diberikan serta bagaimana mengirimkannya.

Tentunya lebih mudah jika Anda bisa melakukan semuanya secara online. Buatlah rencana yang baik agar Anda bisa mencapai target dan tujuan usaha dengan lebih efisien meski kondisi sekarang sedang kurang baik.