3 Kriteria Perkutut Lokal Yang Baik Dipelihara

Burung perkutut dengan ciri khas yang estetik sangat identik sebagai burung kicauan yang banyak diincar oleh orang yang sudah berumur maupun orang jawa keraton. Pasalnya, memilih perkutut sebagai hewan peliharaan didasarkan pada suara kicauan yang dihadirkan sangat menenangkan untuk dinikmati.

Namun, burung perkutut kini tidak hanya banyak diburu oleh kalangan orang tua. Beberapa muda mudi pecinta burung kicau juga sering memburu burung ini untuk dijadikan burung masteran agar bisa diperlombakan Lantas, bagaimana cara memilih perkutut lokal yang baik dipelihara? Berikut selengkapnya.

Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Perkutut Lokal Terbaik

Kondisi Fisik

Kondisi fisik merupakan hal yang perlu diperhatikan ketika memilih jenis burung yang satu ini. Untuk itu, anda bisa menelisik karakteristik setiap sudut tubuh hewan ini dengan detail. Misalnya melihat bagian kepala, hidung, paruh, mata, leher, punggung, bentuk tubuh dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mengenali perkutut berkualitas dari segi fisik dapat dilihat dari kondisi tubuh yang bagus dan besar. Pasalnya, tubuh yang kuat dan cocok untuk diikutkan lomba memiliki bentuk yang cenderung bulat. Bentuk ukuran ini bahkan diimbangi dengan bentuk kepala yang lebih besar sebagai tanda keberadaan otak yang besar.

Begitu pula, anda bisa melihat setiap bentuk hidung yang dimiliki oleh burung perkutut lokal. Hidung yang cenderung besar seringkali menandakan bahwa burung ini berkualitas. Hal ini karena ukuran hidung sangat menentukan kualitas pernafasan. Sehingga hidung yang besar dapat menandakan perkutut bisa ngekek panjang.

Anda juga bisa memilih perkutut lokal yang baik dipelihara dengan bentuk fisik yang gagah. Memiliki punggung yang agak menonjol dengan dada melengkung ke dalam adalah salah satu keistimewaan tersendiri sehingga burung ini tampak keren dan tidak tertandingi. Tentunya, bulu ekor yang panjang juga menjadi pelengkap dari penampilan tersebut.

Perkutut berkualitas yang suka manggung memiliki bola mata yang bulat. Mata tersebut biasanya akan menunjukkan sorotan atau tatapan yang tajam dan lebar. Bahkan, anda bisa mengamati adanya pupur abu-abu yang berada di bagian atas paruh hingga ke bagian atas mata. Selain itu, perkutut lokal berkualitas ini juga dilengkapi dengan paruh yang panjang.

Untuk membuktikan kualitas dari segi fisik tersebut, anda juga bisa meraba bagian supit perkutut jantan untuk melihat segi umur suatu hewan yang akan dipilih. Meski demikian, cara tersebut pada dasarnya hanya bisa dilakukan untuk memilih perkutut lokal yang baik dipelihara dengan umur di atas 4 bulan.

Kualitas Suara

Sebagai salah satu burung kicauan, keistimewaan perkutut lokal unggulan biasanya memiliki suara yang lebih bagus dibandingkan dengan jenis lainnya. Hewan ini bahkan memiliki suara yang besar dan keras sehingga bisa dilatih menjadi burung masteran dengan baik. Meski demikian, perkutut jantan seringkali memiliki suara yang lebih besar dan merdu daripada perkutut betina.

Tingkah Laku Burung Perkutut

Selain itu, anda juga perlu melihat tingkah laku hewan ini untuk menentukan burung perkutut lokal berkualitas. Lazimnya burung perkutut jantan seringkali memiliki sifat yang lebih lincah karena kondisi fisik yang lebih kuat dan kaki tebal. Namun, anda juga perlu memastikan tingkah laku perkutut lokal yang baik dipelihara tidak mengalami over birahi maupun stres.

Memiliki burung perkutut lokal berkualitas memang menjadi impian setia pecinta jenis hewan yang satu ini. Untuk itu, beberapa ulasan di atas perlu diperhatikan dengan teliti untuk memudahkan anda memiliki hewan ini. Tentunya, perkutut lokal berkualitas sangat mudah dilatih menjadi burung masteran sehingga sering manggung.